Pimpinan PP Al-Junaidiyah Biru, Hadiri Penguatan SDM Pesantren Oleh Kasubdit Ponpes Kemenag RI

Dr. Basnang Sosialisasi UU dan Penguatan Pesantren

Santri dan Pesantren telah mengalami kemajuan pesat, baik dalam sisi jumlah, maupun transformasi peran santri yang telah menjadi kekuatan kelas menengah muslim dalam pembangunan dan kemajuan bangsa.

Hal ini disampaikan Dr. Basnang Said, S.Ag., M.Ag, Kepala Sub Direktorat Pendidikan Pondok Pesantren, Kementerian Agama RI, dalam Sosialisasi UU No.18 Tahun 2019 dan Kebijakan Kemenag Dalam Rangka Penguatan SDM Pesantren, Sabtu, 19 Februari 2022, di Aula Kantor Kemenag Kab. Bone.

Kegiatan dihadiri Kakan Kemenag Bone, Dr. H. Wahyuddin Hakim, M.Hum, Kasubag TU Kemenag Bone, H. Ahmad Yani, M.Pd, Kasi Pontren Kemenag Bone, Salahuddin, M.Pd.I, seluruh Pimpinan Pondok Pesantren (PP) se Kab. Bone, dan khususnya Wakil Pimpinan PP Al-Junaidiyah Biru, Dr. Muslihin Sultan, M.Ag, bersama Kepala MA Al-Junaidiyah Biru, Mastaty Suhardi, M.Pd.I.

Dr. Basnang Said sampaikan, jika animo masyarakat di Indonesia terhadap keberadaan pesantren dan pendidikan Islam lainnya mengalami peningkatan yang pesat.

“Ada 36.080 pesantren, 4.883.533 santri dan 395.359 tenaga pengajar dan kependidikan. Data ini adalah kondisi terkini yang menggambarkan pesantren dan populasinya di Indonesia saat ini”, terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, “olehnya melalui UU dan Kepres yang ada, pemerintah selalu mendorong santri dan pesantren agar lebih aktif merespon era revolusi industri 4.0 dengan menguatkan kapabilitas santri di bidang Agama dan Iptek, mendorong santri untuk berprestasi dan berinovasi, serta menjadi lokomotif penggerak transformasi sosial yang lebih baik di masyarakat”, pungkasnya.

Dr. Muslihin Sultan dalam keterangannya mengatakan akan meneruskan arahan Kasubdit pada rapat pimpinan (Rapim) yang akan datang. “Hal ini penting dan akan kita bicarakan pada agenda Rapim Yaspem Al-Junaidiyah nanti, demi kemajuan santri dan pesantren Al-Junaidiyah Biru di masa yang akan datang”, imbuhnya.