Cegah Nikah Dini, Bimas Islam Kemenag Bone Bekali Santri MA Al-Junaidiyah Biru Strategi Melek Masa Depan
Masa remaja seringkali disebut sebagai masa mencari jati diri. Namun, tanpa pembinaan yang tepat, fase ini bisa saja salah arah.
Menyadari hal tersebut, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone hadir menyapa santri di Madrasah Aliyah (MA) Al-Junaidiyah Biru melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Senin, 27 April 2026.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Bone, H. Muhammad Subhan. Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa bangku sekolah adalah fondasi utama untuk merancang masa depan.
“Usia sekolah adalah fase emas. Kami ingin memastikan anak-anakku memiliki pemahaman yang matang untuk merencanakan hidup. Karakter yang kuat harus dibentuk sejak sekarang agar kalian tidak salah melangkah,” tegas H. Muhammad Subhan.
Jauh dari suasana belajar yang membosankan, Tim fasilitator yang terdiri dari para pakar di bidangnya, Abd. Wahid Arif (Penghulu KUA Tanete Riattang Barat), Penyuluh Agama Islam, Fatma Utami Jauharoh dan Rahmawati, berhasil menghidupkan suasana dengan materi yang menyenangkan.
Mereka menggunakan metode interaktif yang cair. Sesekali, gelak tawa pecah saat sesi ice breaking disisipkan di tengah materi. Strategi ini terbukti ampuh menjaga fokus para santri agar tetap “nyambung” dengan materi yang disampaikan.
Ada pesan mendalam yang dibawa dalam BRUS kali ini, yakni pencegahan pernikahan usia anak. Para siswa didorong untuk berani bermimpi setinggi langit dan memprioritaskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi setelah lulus dari MA Al-Junaidiyah.
Tak hanya soal pengembangan diri, para santri juga dibekali “senjata” di era digital, yaitu literasi media. Di tengah gempuran informasi, mereka diajarkan cara memfilter informasi di media sosial agar tidak mudah termakan hoaks, berpikir kritis sebelum membagikan konten dan merujuk pada sumber otoritatif dalam mencari kebenaran berita.
Melalui kegiatan ini, Bimas Kemenag Bone berharap santri MA Al-Junaidiyah Biru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bermedia sosial dan tangguh dalam merajut masa depan yang gemilang.