Pengantar

Pengantar

Novel ini lahir dari keinginan untuk menyingkap sisi sunyi perjuangan para ulama Nahdlatul Ulama pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Mereka bukan sekadar pewaris tradisi, tetapi penjaga nurani bangsa yang bekerja dalam diam, jauh dari sorotan publik dan hingar-bingar politik.

Melalui tokoh-tokoh fiksi yang mewakili sosok-sosok historis, cerita ini mencoba menghidupkan kembali detak peristiwa di balik layar sejarah—tentang bisikan, doa, dan kebijakan yang tak tertulis. Mereka berjuang tanpa pamrih, menjaga akar bangsa agar tak tercerabut oleh badai ideologi dan dendam sejarah.

Bisikan Sunyi di Balik Istana adalah persembahan bagi mereka yang memilih jalan sunyi demi cahaya yang tak padam.

Penulis

Zaenuddin Endy