Malam Terlalu Cepat Berlalu
Malam Terlalu Cepat Berlalu
Puisi: Zaenuddin Endy
Malam berbisik dalam hening,
Angin subuh datang merayap pelan,
Namun detik terasa berlari kencang,
Seolah enggan memberi ruang.
Secangkir kopi tinggal separuh,
Asap rokok melayang jauh,
Kita berbincang dalam diam,
Namun waktu mencuri tanpa pesan.
Bintang perlahan redup di langit,
Gelap beranjak, fajar menghimpit,
Malam ini terasa begitu singkat,
Meninggalkan rindu yang mengikat.
Sahur pun usai dalam jeda,
Namun hatiku masih setia,
Mengingat malam yang berlalu cepat,
Menanti pertemuan yang lebih lekat