Malam Pelukan Terakhir

Malam Pelukan Terakhir

Malam berbisik lirih di dada,
Angin sahur menari hampa,
Dalam pelukan yang tak bersisa,
Kita diam, enggan berkata.

Asap rokok perlahan sirna,
Kopi hitam tinggal dinginnya,
Waktu berjalan tanpa sisa,
Menyisakan rindu yang tertinggal di dada.

Langit subuh mulai merekah,
Fajar datang, cahaya merekah,
Namun genggaman kita perlahan lepas,
Meninggalkan jejak yang tak terhapus.

Sahur berlalu, pagi menjelang,
Tapi hangatmu masih membayang,
Meski malam tak lagi datang,
Pelukan ini tetap dikenang