Kutulis Namamu di Langit Senja

Kutulis namamu di langit senja,
Di batas waktu yang hampir sirna,
Meski malam segera menjelma,
Cintaku takkan meredup jua.

Asap rokok menari perlahan,
Kopi hitam masih tersisakan,
Dalam sunyi yang temaram,
Namamu tetap kugenggam.

Angin sahur membisik lirih,
Membawa rindu yang tak tertatih,
Jarak terbentang begitu gigih,
Namun hati tetap saling memilih.

Fajar menjelang menghapus senja,
Namun namamu tetap ada,
Tak luntur oleh waktu yang berlalu,
Terukir di langit, abadi selalu.

 

EndyNu