Kenapa Palestina

EndyNU

Kenapa Palestina

Ada yang bertanya, di mana doa?
Ratusan juta terlantun sudah
Namun langit masih kelabu,
dan bumi Palestina tetap berduka.

Sejak tanah itu dirampas paksa,
sejak rumah-rumah jadi abu,
sejak anak-anak kehilangan ibu,
sejak kemerdekaan tinggal cerita.

Dunia melihat, tapi membisu,
menyaksikan nyawa melayang pilu.
Hanya kutukan yang tak berdaya,
tak mampu merobohkan penjajah yang jumawa.

Tapi lihatlah, di sana mereka berdiri,
di antara puing, di bawah langit sepi.
Meski tubuh ringkih, hati tak mati,
mereka berkata: kami takkan pergi.

Batu dan bara jadi saksi,
perlawanan bukan sekadar mimpi.
Di tanah yang dikepung duka,
Palestina tetap menyala.

Sejarah tahu, penjajah tak abadi,
yang merampas akan tumbang sendiri.
Dari luka-luka yang tak tersembuhkan,
akan lahir kemenangan yang tertinggikan.

Jangan hanya bertanya di mana doa,
tanyakan di mana suara kita.
Sebab doa tanpa perlawanan,
hanya menjadi bisikan yang hilang di angin malam.

Palestina belum mati,
sebab mereka terus berjuang.
Dan selama satu jiwa masih berteriak,
kemerdekaan tak akan padam.