Kala Waktu Berhenti

Kala Waktu Berhenti

Dalam sunyi sahur yang hening,
Angin subuh berhembus dingin,
Namun di hatiku tak ada gentar,
Sebab waktu terasa pudar.

Kopi tersisa tanpa tersentuh,
Asap rokok melayang lusuh,
Seakan malam enggan berlalu,
Membiarkan rindu tetap utuh.

Tatapan kita bertaut diam,
Tak butuh kata, tak perlu pesan,
Di detik ini, di ruang yang kelam,
Waktu berhenti dalam genggaman.

Namun fajar tak pernah ingkar,
Pelan-pelan menyibak tabir,
Meski waktu kembali berjalan,
Hatiku tetap tak tergoyahkan