Jejak Sabda dalam Shahih Bukhari dan Muslim
Jejak Sabda dalam Shahih Bukhari dan Muslim
Di pelataran ilmu yang suci dan damai,
Bukhari dan Muslim menorehkan cahaya,
Sabda Nabi dijaga dalam bait-bait ilham,
Teranyam dalam sanad yang tak pernah layu.
Mereka meniti malam dalam sujud dan dzikir,
Menyaring sabda dari lautan yang dalam,
Tak sembarang kata ditulis dalam lembar,
Hanya yang shahih, yang jernih, yang benar.
Bukhari menakar dengan hati dan hujjah,
Muslim mengukir dengan susunan indah,
Satu demi satu hadits diikhtiarkan,
Agar umat tak kehilangan pedoman.
Dalam tiap lafaz tersimpan hikmah agung,
Petunjuk hidup dari utusan yang lembut,
Ibadah, muamalah, akhlak yang mulia,
Mengalir dari kitab, menuntun jiwa.
Waktu bergulir, zaman terus berubah,
Namun cahaya dua kitab tetap menyala,
Menjadi lentera bagi pencari jalan,
Menyingkap makna, meretas kebodohan.
Santri di pesantren menekuni tafsirnya,
Ulama memetik dalil dari dalamnya,
Fatwa terlahir dari nalar dan iman,
Bersandar pada hadits yang tak diragukan.
Syair ini bukan hanya pujian semata,
Namun syukur atas ilmu yang berjasa,
Kepada dua imam yang menjaga warisan,
Demi Islam yang lurus dan berkeadaban.
Shahih Bukhari, benteng dalam keheningan,
Shahih Muslim, taman hikmah dan kebijaksanaan,
Siapa yang membaca dengan niat yang suci,
Kan temui Rasul dalam sabda yang abadi.
Bukan hanya tulisan, tapi ruh peradaban,
Bukan hanya lembaran, tapi denyut keimanan,
Keduanya tak lekang oleh zaman dan dusta,
Karena dijaga dengan cinta dan taqwa.
Mari resapi, hayati, dan amalkan,
Kitab-kitab ini adalah warisan zaman,
Pegang erat, jangan pernah lepaskan,
Sebab di sana, cahaya Rasul terus bersemi.
Dengan Shahih Bukhari dan Muslim di dada,
Langkahmu akan sampai pada ridha-Nya,
Sabda Nabi bukan sekadar sejarah,
Tapi napas iman di tengah dunia yang gelisah.