Imrithi: Bait Cinta Sang Guru

EndyNU
Imrithi: Bait Cinta Sang Guru

Dalam baitmu, wahai Imrithi,
teranyam ilmu dari hati suci.
Nadzammu lembut seperti sutra,
menuntun santri memahami makna.

Al-Imrithi, guru yang bijak,
menyusun syair bagai sinar nan terang.
Bukan sekadar susunan kata,
tapi hikmah yang terus menyala.

Isim dan fi’il kau rajut halus,
dengan huruf kau jalin terus.
I’rab pun kau kupas tuntas,
agar lidah fasih dan hati cerdas.

Santri mendendang baitmu tiap pagi,
dengan semangat tiada henti.
Dalam bandongan dan sorogan,
ilmu nahwu pun kau wariskan.

Bukan sekadar hafalan yang ringan,
tetapi pintu menuju pemahaman.
Bahasa Qur’an jadi lebih nyata,
berkat syairmu yang penuh makna.

Oh Imrithi, engkau jembatan,
antara dasar dan lautan pengetahuan.
Sebelum Alfiyah membentang luas,
kaulah jalan yang pertama dipulas.

Tak lekang waktu membungkus namamu,
di pesantren dan majelis ilmu.
Kaum santri menjagamu erat,
karena engkau cahaya yang melekat.

Dalam tiap bait yang kami lafaz,
ada berkah ilmu yang tak lepas.
Ada jejak ulama dalam irama,
menyatu dalam doa dan cahaya.

Syairmu bukan hanya tentang kaidah,
tetapi tentang sabar dan istiqamah.
Dalam baitmu, kami belajar teguh,
melangkah pasti, walau jalan keruh.

Wahai guru, Imrithi yang mulia,
namamu abadi dalam jiwa.
Kami santri penjaga pusaka,
bait-baitmu akan terus bersuara.

Hingga fajar ilmu tak lagi redup,
dan semangat belajar tak tertutup.
Imrithi, engkau lentera hati,
menerangi zaman hingga akhir nanti.