Di Bawah Hati yang Tenang

EndyNU
Di Bawah Hati yang Tenang

Di bawah langit yang luas membentang,
Manusia berjalan, mencari terang,
Namun tak semua tahu arah pulang,
Ke dalam hati, tempat damai menjulang.

Di bawah gemerlap dunia menggoda,
Banyak hati yang gersang tak bersuara,
Tersenyum di wajah, luka di dada,
Karena damai bukan harta semata.

Di bawah waktu yang terus berlari,
Langkah terburu, jiwa pun lari,
Padahal sunyi sering kali memberi,
Ketenangan dalam peluk Ilahi.

Di bawah luka yang kita pendam,
Tersimpan ruang maaf yang dalam,
Bukan tak terluka, tapi kita paham,
Bahwa cinta sejati tak butuh dendam.

Di bawah sujud yang penuh harap,
Hati luluh, nafsu pun lenyap,
Tak ada gelisah, tak ada tangkap,
Hanya pasrah pada yang Maha Menetap.

Di bawah latihan jiwa yang panjang,
Lahir damai tak lagi bimbang,
Badai hidup pun terasa lapang,
Karena hati telah pulang ke tenang.

Di bawah kasih yang tak menuntut,
Hidup sederhana tanpa rebut,
Dalam senyum, cinta meresap lembut,
Menjadi jembatan hati yang bersambut.

Di bawah kesederhanaan yang nyata,
Tak banyak ingin, cukup saja,
Karena cukup adalah bahagia,
Dan damai bukan soal kaya.

Di bawah gagal dan kecewa,
Ada jiwa yang tetap percaya,
Bahwa waktu menyimpan rahasia,
Dan semua luka akan membawa makna.

Di bawah terang cahaya hakikat,
Kedamaian bukan cuma niat,
Tapi buah dari hidup yang taat,
Hati yang tenang, berkah yang paling dekat.