Cahaya Asy-Syamsiyah
EndyNU
Cahaya Asy-Syamsiyah
Dalam senyap malam pesantren sunyi,
Santri tekun menapaki logika sejati.
Asy-Syamsiyah terhampar di hadapan,
Menjadi tangga menuju kepastian.
Bait tak bernada, namun penuh makna,
Menyulam nalar di jalur yang nyata.
Tasawwur dan tasdiq bersatu di hati,
Menjadi lentera dalam berpikir suci.
Imam Al-Katibi sang ahli bijak,
Merangkai ilmu dengan logika yang ajek.
Tak hanya kata, tapi makna mendalam,
Menjaga pikiran dari sesat dan kelam.
Qiyas pun disusun dalam kemuliaan,
Menimbang dalil penuh ketelitian.
Santri belajar dengan penuh harapan,
Agar logikanya penuh keimanan.
Ia bukan filsafat yang liar tak tentu,
Tapi warisan ulama yang lurus dan satu.
Disaring akal dengan iman yang jitu,
Menjadi penunjuk di jalan yang syahdu.
Asy-Syamsiyah, pelita malam gulita,
Menuntun jiwa mendekat ke surga.
Bukan hanya ilmu, tapi juga tata,
Agar berpikir selaras dengan fitrah dan fithrah-Nya.
Setiap lembar adalah cahaya terang,
Menyingkap makna dalam ruang yang lapang.
Santri menghafal, guru menjelaskan,
Bersama merangkai nalar yang menenangkan.
Logika bukan musuh wahyu,
Ia alat untuk paham yang jernih dan syahdu.
Dengan iman, ia bersinar terang,
Mengusir syubhat, menegakkan terang.
Wahai penuntut ilmu yang penuh cita,
Jangan lelah menelaah makna.
Dalam Asy-Syamsiyah, ada hikmah tak terhingga,
Menyatu dalam akal, berbuah dalam jiwa.
Berjalanlah dalam lorong pemikiran,
Dengan cahaya kitab dan keikhlasan.
Karena ilmu yang lahir dari ketulusan,
Akan menjadi cahaya di alam kehidupan.
Maka simpanlah dalam dada yang lapang,
Ilmu logika yang murni dan terang.
Asy-Syamsiyah, kitab nan gemilang,
Jadi bekal di dunia dan akhirat yang tenang.