Berdua Menjadi Waktu

Berdua Menjadi Waktu

Puisi : Zaenuddin Endy

Di sahur sunyi kita terjaga,
Berdua duduk tanpa kata,
Tak perlu suara untuk bicara,
Sebab waktu milik kita semata.

Asap rokok melayang perlahan,
Kopi hitam tersisa kehangatan,
Dalam tatapan yang saling bertahan,
Waktu luruh tanpa beban.

Angin subuh menyentuh lembut,
Membawa rindu yang semakin larut,
Dalam detik yang tak pernah surut,
Kita menyatu, tak lagi takut.

Fajar datang mengganti malam,
Namun hati tetap bertaut dalam,
Sebab waktu tak lagi berjalan,
Saat kita berdua dalam genggaman