Bayangan di Ujung Senja

Bayangan di Ujung Senja

Senja perlahan meredup di ufuk,
Meninggalkan bayangan yang masih terhimpun,
Di antara warna jingga yang nyaris rapuh,
Aku mencari jejak yang tersusun.

Dini hari mengetuk perlahan,
Angin sahur berhembus pelan,
Namun bayanganmu tetap bertahan,
Mengisi sunyi yang tak tertahan.

Asap rokok menari di udara,
Kopi hitam tersisa setengahnya,
Dalam diam aku bertanya,
Akankah rindu ini terus menyala?

Sahur berlalu bersama waktu,
Fajar datang menyapu kelabu,
Namun bayanganmu tetap utuh,
Di ujung senja yang tak pernah runtuh