Mana Suaramu
Mana Suaramu
Puisi: Zaenuddin Endy
Dulu, kau lantang berteriak,
sekecil apapun gema suaramu,
disoraki langit, disambut bumi,
menggetarkan hati yang tuli.
Dulu, kau berdiri di barisan depan,
menghunus kata seperti pedang,
menyulut api dalam gelap,
menjadi nyala yang tak padam.
Kini, di mana suaramu
Angin hanya membawa sunyi,
jejak langkahmu pudar perlahan,
kau diam dalam bising dunia.
Apakah lelah merampas tekadmu
Ataukah janji telah dikekang
Lihatlah, dunia masih bertanya,
masih ada yang menunggu gema.
Bangkitlah, suaramu dinanti,
sekali lagi, lantangkan nyali,
jangan biarkan diam mengubur arti,
sebab sejarah tak ditulis dalam sunyi.
EndyNU