Nihayatuz Zain: Cahaya dari Banten

EndyNU
Nihayatuz Zain: Cahaya dari Banten

Dari tanah Banten yang suci dan tenang,
lahir cahaya dalam tinta yang terang.
Nihayatuz Zain, kitab penuh makna,
buah karya Syekh Nawawi yang bijaksana.

Tak hanya huruf yang ia goreskan,
tapi ruh ilmu yang ia wariskan.
Dari thaharah hingga muamalah nan luas,
fikih ditata dalam bingkai yang tegas.

Shalat dijelaskan dalam rukun dan syarat,
zakat dan puasa penuh berkah yang lekat.
Haji pun terurai dengan lembut bicara,
menuju baitullah dalam niat yang murni dan mesra.

Ia tak hanya bicara hukum syariat,
namun juga tentang akidah yang kuat.
Sifat Allah, hari akhir, dan iman yang kokoh,
ditanam dalam hati agar tak mudah roboh.

Muamalah ia bentangkan di halaman hikmah,
jual beli, waris, nikah—semua dengan bijak dan ramah.
Syariat Islam hadir bukan sekadar hukum,
tetapi jalan hidup yang damai dan makmur di setiap musim.

Dalam lembar itu pula ada tasawuf nan teduh,
tentang hati yang bersih dari sombong dan angkuh.
Sabar, syukur, dan ikhlas jadi perhiasan,
mewarnai jiwa dengan keindahan amalan.

Kitab ini bukan sekadar teks warisan,
ia jembatan antara ilmu dan kehidupan.
Dibaca santri dengan penuh khidmat,
diterangkan kiai dengan hikmah yang hangat.

Di pesantren, ia hidup dalam sorogan,
dalam halaqah dan pengajian perlahan.
Tak hanya dipelajari, tapi juga diamalkan,
jadi pedoman dalam hidup yang penuh ujian.

Syekh Nawawi, ulama dari tanah pertiwi,
namamu harum hingga ke bumi Haramain suci.
Engkau beri kami ilmu yang tak lekang waktu,
yang terus bersinar di hati santri yang merindu.