Satu Dekade HSN, Empat Santri Al-Junaidiyah Biru Siap Harumkan Nama Bone di PPSN VI Malang
Momentum peringatan satu dekade Hari Santri Nasional (HSN) 2026 resmi dimulai. Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Kick Off Hari Santri 2026 pada Selasa, 22 Septemberi 2026, yang menjadi tanda dimulainya rangkaian kegiatan semarak HSN hingga 24 Oktober 2026 mendatang.
Salah satu agenda besar yang paling ditunggu dalam perayaan sepuluh tahun HSN ini adalah Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI. Ajang silaturahmi dan unjuk bakat skala nasional tersebut bakal berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur.
Tak mau ketinggalan, Kabupaten Bone turut mengirimkan santri-santri terbaiknya untuk bergabung bersama 1.000 hingga 1.500 Pramuka Santri dari seluruh penjuru Indonesia.
Empat santri berprestasi dari Pondok Pesantren Modern Al-Junaidiyah Biru dipercaya memperkuat kontingen daerah. Mereka adalah Muh. Zhafran, A. Alif Athaullah Akbar, Rezky Ardiansyah, dan A. Muh. Alif Fathin.
Pelepasan keberangkatan santri ini berlangsung penuh kehangatan pada Kamis, 24 September 2026. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bone, H. Ahmad Yani, melepas langsung kontingen dengan didampingi Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Bone Hj. Nurfaizah.
Sebelum bertolak ke Jawa Timur, keempat santri asal Bone ini akan bergabung terlebih dahulu dengan seluruh kontingen dari Sulawesi Selatan. Mereka bakal menjalani masa karantina selama dua hari, 25 hingga 26 September 2026, di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar untuk pemantapan persiapan sebelum berlayar bersama menuju Malang.
Partisipasi santri ini bukan sekadar menghadiri agenda tahunan, melainkan menjadi pembuktian bahwa santri Bone siap berdiri sejajar dengan generasi muda lainnya di tingkat nasional.
Melalui semangat kepramukaan dipadu dengan nilai-nilai pesantren, empat utusan Al-Junaidiyah Biru ini membawa harapan besar untuk mengharumkan nama daerah sekaligus merayakan satu dekade kemandirian dan kontribusi santri bagi Indonesia.