Santri AL-JUNAIDIYAH BIRU BONE Mengukir Sejarah: Alif Athaullah Sukses Kibarkan Merah Putih di Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Bone, 17 Agustus 2026 – Bulan Agustus senantiasa membawa getaran semangat tersendiri bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus menjadi momen puncak persatuan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih. Di tengah euforia tersebut, satu sorotan utama yang selalu dinantikan adalah dedikasi para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam tugas mulia mereka menaikkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih. Tahun ini, sebuah kisah inspiratif datang dari tanah Bone, Sulawesi Selatan.
Alif Athaullah, seorang santri berbakat dari Madrasah Aliyah (MA) Aljunaidiyah Biru Bone, telah mengukir prestasi gemilang. Alif, panggilan akrabnya, berhasil melewati proses seleksi ketat mulai dari tingkat kabupaten hingga akhirnya terpilih mewakili Kabupaten Bone di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Perjalanannya tidaklah instan. Semangatnya untuk menjadi Paskibraka telah terasah sejak dini. Ia awalnya terpilih dalam tim pasukan pengibar bendera di internal Pondok Pesantren tempatnya menimba ilmu. Dedikasinya terlihat jelas saat ia terlibat langsung dalam pelaksanaan upacara bendera di bulan Agustus, tepatnya di Pondok Kampus II Pasippo, pada tahun pertamanya.
Pengalaman berharga dan modal semangat kesantrian yang sederhana, namun penuh disiplin tersebut, membawanya ke puncak kesuksesan saat ini. Alif yang dulu hanya bermimpi di lapangan pondok, kini telah mewujudkan mimpinya di panggung yang lebih besar.
“Alhamdulillah, dengan niat dan modal sederhana, akhirnya saya terpilih mewakili Bone. Dan hari ini, saya bersyukur bisa sukses melaksanakan tugas mengibarkan bendera Merah Putih di perayaan kemerdekaan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Alif dengan penuh kerendahan hati.
Prestasi Alif Atahullah menjadi kebanggaan tidak hanya bagi dirinya pribadi dan keluarga, tetapi juga bagi MA Aljunaidiyah Biru Bone, Kabupaten Bone, dan tentunya para santri di seluruh Sulawesi Selatan. Kisahnya membuktikan bahwa latar belakang santri, dengan disiplin dan semangat pantang menyerah, tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi tertinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Sosok Alif (sebagaimana terlihat dalam foto di atas mengenakan seragam Paskibra lengkap dengan lencana garuda dan tanda nama ‘Andi Alif Athaullah Akbar’, kini menjadi inspirasi bagi generasi muda,khususnya para santri, untuk terus bermimpi, berusaha, dan berbakti kepada tanah air.